Laman

Sabtu, 18 Februari 2012

"Belantara Budaya"




Greenpeace mengundang teman teman dan para sahabat semua untuk hadir dalam "Belantara Budaya" sebuah event pagelaran publik dimana kita akan diingatkan kembali bahwa hutan dan alam Indonesia telah banyak menjadi sumber inspirasi dari kekayaan budaya Nusantara, budaya yang membuat nama Indonesia harum dan mendunia.

Pagelaran ini akan dimeriahkan berbagai tarian dan seni tradisional dari Bumi Nusan...tara dan di hadirkan dalam suasana dan tata panggung yang berkualitas. Pertunjukkan ini akan lebih bermakna dan meriah jika menonton bersama teman, keluarga, dan saudara.

Hari : Jumat
Tanggal : 24 Februari 2012
Waktu : 19.00- 21.00 WIB
Lokasi : Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki,
Jalan Ciki
ni Raya no 73, Jakarta Pusat

Belantara Budaya tidak dipungut biaya, namun supaya mendapatkan kepastian tempat duduk, teman teman bisa mereservasi dengan menghubungi 021-7182858.

Lestarikan Hutan Indonesia, Lestarikan Kebudayaan Nusantara.

Supported by : Ayo Lestarikan Hutan Indonesia

Kamis, 16 Februari 2012

Alfred Russel Wallace


Kepulauan Indonesia dipisahkan menjadi dua bagian oleh suatu garis maya. Seorang pakar biologi dari Inggris, Alfred Russel Wallace, mendeskripsikan garis ini pertama kali pada akhir tahun 1850-an (Wallace, 1859). Wallace mengamati bahwa burung-burung yang ada di satu pulau tidak terdapat di pulau lainnya yang jaraknya hanya 40 km. Ia kemudian menemukan bahwa pola yang menakjubkan ini juga berlaku bagi spesies tumbuhan dan binatang lainnya yang jumlahnya tidak terhitung. Misalnya, pohon-pohon Dipterocarpaceae yang merupakan spesies yang sangat umum di hutan-hutan dataran rendah Indonesia menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok di antara dua kawasan yang terpisahkan oleh Garis Wallace.

Lebih dari 287 spesies ditemukan di Pulau Kalimantan, sementara hanya 7 spesies terdapat di 80 km ke arah timur Sulawesi, pada ketinggian yang sama. Garis ini, yang sekarang menggunakan nama Alfred Wallace, dibuat berdasarkan dangkalan laut dalam yang memotong antara Bali dan Lombok, dan ke arah utara memisahkan Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi. Hanya sedikit spesies yang ditemukan di satu sisi Garis Wallace dapat ditemukan di sisi lainnya. 

Wallace menyatakan teorinya bahwa spesies yang ada di sebelah barat Bali berasal dari Asia, sebaliknya spesies yang ada di sebelah timur Bali tampaknya berasal dari Australia. Pembagian spesies yang menarik ini merupakan salah satu sumber utama keanekaragaman hayati Indonesia yang menakjubkan. Bahkan isolasi kepulauan Indonesia yang begitu panjang, yang terbentang lebih dari 4.800 kilometer, telah menciptakan kisaran spesies yang sangat beragam. Indonesia menduduki urutan ke lima negara terkaya di dunia dalam hal keanekaragaman tumbuhan, mamalia, burung, dan reptilia (CI, 2001).

Beliau dikenal sebagai Bapak dari Biogeografi Evolusi.


Selasa, 14 Februari 2012

SUKSESKAN PENANAMAN 1 MILYAR POHON


Cara Mengurangi Pemanasan Global yang Dapat Anda Lakukan.


Pembakaran bahan bakar fosil seperti gas alam, batubara, minyak dan bensin akan menaikkan tingkat karbon dioksida di atmosfer.  Karbon dioksida adalah penyumbang utama efek rumah kaca dan pemanasan global. Namun anda dapat membantu untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, yang pada gilirannya mengurangi pemanasan global, dengan menggunakan energi lebih bijaksana.

GAS rumah kaca (GRK) sebenarnya muncul secara alami di lingkungan. GRK adalah gas-gas seperti CO2, N2O, CH4 yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca (ERK) adalah kenaikan suhu akibat pantulan panas dari bumi diperangkap oleh GRK. Dalam keadaan normal dan seimbang, ERK ini amat berguna bagi kehangatan di bumi sehingga kehidupan nyaman. Tanpa GRK dan ERK yang normal dan seimbang, temperatur rata-rata bumi akan menjadi 33 derajat Celsius lebih dingin. Akan tetapi, sekarang konsentrasi GRK menjadi lebih banyak akibat ulah manusia, seperti pembakaran bahan bakar minyak, penggundulan hutan, serta menimbun sampah sehingga berdampak terjadinya pemanasan global.


Hasil pengukuran konsentrasi CO2 di Mauna Loa.


Pemanasan global adalah peristiwa peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi akibat peningkatan jumlah emisi GRK di atmosfer. Pemanasan ini akan diikuti dengan perubahan iklim, seperti peningkatan curah hujan di beberapa belahan bumi sehingga menimbulkan bencana banjir dan longsor. Sebaliknya di belahan bumi yang lain mengalami musim kering yang berkepanjangan. Berikut adalah tindakan sederhana yang dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi pemanasan global.

  • Reduce, Reuse, Recycle
Apakah anda pernah ambil bagian untuk mengurangi limbah dengan memilih produk  yang dapat digunakan kembali, daripada yang sekali pakai (reuse  =  menggunakan kembali) . Membeli produk dengan kemasan minimal, termasuk ukuran ekonomi  akan membantu untuk mengurangi limbah (reduce = mengurangi).  Dan kapan pun anda bisa, daur ulang kertas, plastik, koran, gelas dan kaleng aluminium dari sampah anda (recycle = daur ulang). Dengan daur ulang setengah dari sampah rumah tangga Anda, maka Anda dapat mengurangi  hingga 1,2 ton karbon dioksida (CO2) per tahun.


  • Mengganti Bolam Lampu
Ganti  bola lampu pijar anda  dengan lampu neon kompak (CFL= compact fluorescent light).  Mengganti  bola lampu pijar dengan CFL akan menghemat  usia pakai bola lampu. CFL juga tahan 10 kali lebih lama daripada lampu pijar, menggunakan dua-pertiga energi lebih sedikit, dan melepaskan panas 70 persen lebih sedikit.

  • Hemat Listrik, Saklar  ”Off”
Menghemat listrik dan mengurangi pemanasan global dengan mematikan lampu ketika anda meninggalkan ruangan, dan menggunakan cahaya hanya sebanyak yang anda butuhkan. Dan ingat untuk mematikan televisi, video player, stereo dan komputer saat anda tidak menggunakan mereka. Ini juga merupakan ide bagus untuk mematikan air ketika anda tidak menggunakannya. Sementara menyikat gigi, keramas atau mencuci kendaraan anda, matikan air sampai anda benar-benar membutuhkannya.  Anda akan mengurangi tagihan air dan membantu untuk melestarikan sumber daya vital.

  • Menanam Pohon
Jika anda memiliki lahan untuk menanam pohon, mulailah menggali. Selama fotosintesis, pohon dan tanaman lain menyerap karbon dioksida dan mengeluarkan oksigen. Mereka adalah bagian integral dari siklus pertukaran atmosfer alami di Bumi, tetapi terlalu sedikit jumlah pohon untuk sepenuhnya melawan peningkatan karbon dioksida yang disebabkan oleh lalu lintas mobil, industri dan kegiatan manusia lainnya. Keberadaan pepohonan berfungsi untuk menjaga keseimbangan pasokan air dan juga menjaga kualitas udara dengan menyerap polutan udara seperti CO2 yang dapat mengurangi kadar GRK. Pohon adalah pabrik oksigen bagi makhluk hidup. Satu pohon besar dapat menyumbangkan oksigen untuk dua orang, sebuah pohon tunggal akan menyerap sekitar satu ton karbon dioksida selama masa hidupnya. Akar pohon berfungsi menyerap dan menyimpan air sehingga membantu kita terhindar dari banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Pepohonan yang rindang dapat berfungsi sebagai AC alami karena dapat menurunkan suhu udara di sekitarnya.

  • Mendorong Orang Lain untuk  Melestarikan
Berbagi informasi tentang daur ulang dan konservasi energi dengan teman, tetangga  dan rekan kerja. Termasuk mendorong  pejabat publik untuk menetapkan program dan kebijakan yang baik untuk lingkungan. Setidaknya llangkah ini akan dapat membawa  ke arah mengurangi penggunaan energi.

  • Mengemudi dengan Cerdas
Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai. Mobil menggunakan BBM yang sisa pembakaranya banyak menghasilkan karbondioksida,lebih baik jika perjalanan dekat kita berjalan kaki atau bersepeda saja,itu dapat mengurangi gas penyebab pemanasan global,hemat energi dan lebih sehat,kalau memaang terpaksa menggunakan kendaraan bermotor pakailah yang irit bbm dan sudah lulus standart emisi.

  • Gunakan Pupuk Organik
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen,  yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.

Langkah-langkah ini akan membawa anda jauh ke arah mengurangi penggunaan energi. Menggunakan energi kurang, berarti mengurangi ketergantungan dari bahan bakar fosil yang menciptakan gas rumah kaca dan memberikan kontribusi terhadap pemanasan global.

Senin, 13 Februari 2012

Ayo Lestarikan Hutan Indonesia

   

Penebangan hutan yang terus terjadi, pembukaan lahan baru untuk kegiatan ekonomi banyak dilakukan di Indonesia sayangnya pemerintah tidak dapat mengontrol hal tersebut. Hutan merupakan paru-paru dunia. Kerusakan hutan yang terus terjadi telah mengakibatkan malapetaka dan bencana yang menelan korban harta dan jiwa yang tidak sedikit, seperti musibah kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya. Kerusakan hutan di Indonesia tidak hanya terjadi pada hutan alam tetapi juga telah terjadi pada hutan lindung.


Hutan sangat penting untuk menyerap gas rumah kaca akibat kegiatan ekonomi, dampak yang sudah terasa secara menyeluruh adalah pemanasan global dan perubahan iklim..


Misi   


Mari bersama-sama mengajak masyarakat luas untuk melestarikan hutan, mari kita hijaukan bumi kita. Agar tata lingkungan hidup terjamin kelestariannya, maka pengurusan hutan lindung yang berkelanjutan harus menampung dinamika aspirasi dan peran serta masyarakat, adat dan budaya, serta tata nilai masyarakat berdasarkan pada norma hukum lokal dan nasional agar pendayagunaannya dilakukan seoptimal mungkin bagi kesejahteraan umat manusia.


Mari kita lestarikan lingkungan hidup kita untuk anak cucu kita di masa yang akan datang.